Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sharing

Suara Hatiku tentang Gaza

Gambar
Source Beberapa bulan ini, aku dibuat stres dengan berita di media sosial terkait kondisi Gaza. Aku yang biasanya cuek dan malu untuk bersuara tentang Palestina, kali ini ikut bersuara dengan kemampuanku yang sangat tidak seberapa. Sejak berita Gaza Freedom Flotilla bertebaran di media sosial, aku tertarik dengan sosok gadis yang paling jadi sorotan. Greta Thunberg. Seorang aktivis iklim dan kemanusiaan.  Dari aku yang sangat awam dengan sosok Greta, sejak tergabungnya ia dalam Gaza Freedom Flotilla bersama sebelas aktivis lainnya, menaiki kapal Madleen dan berangkat menuju Gaza, dari situlah aku terinspirasi dari sosoknya dan ingin seberani dirinya. Aku sebenarnya tidak tahu, apakah perasaan takut dan malu yang ada dalam diriku dipengaruhi oleh mental illness -ku atau ini bawaan dari sifatku. Bisa jadi dua-duanya. Yang jelas, aku adalah seorang pemalu dan takut untuk menyuarakan pendapatku. Aku takut orang-orang akan menghakimiku dan tidak suka padaku jika aku menyatakan pendapatk...

Pelajaran Hidup di Tahun 2024

Gambar
Source: From Pinterest Nggak terasa sudah akhir tahun 2024. Beberapa minggu lagi sudah tahun 2025. Bagiku, tahun ini tuh rasanya cepet banget. Aku sering melalui hari-hari dengan mode autopilot . Eh, tiba-tiba udah nyampek, eh, tiba-tiba udah weekend . Namun dengan keseharianku yang autopilot itu, bukan berarti aku tidak menikmati momen-momen yang kulalui di tahun ini. Banyak hal yang kusyukuri, banyak hal yang kutata kembali pelan-pelan. Dari perjalanan hidup di tahun ini, terdapat hal-hal yang menjadi pelajaran hidup untukku. Berikut beberapa hal yang menjadi pelajaran hidup bagiku selama tahun 2024. 1. Yang paling mencintaiku Saat ini aku lebih  aware akan nikmat-nikmat yang diberi oleh Allah. Banyak berkat yang diberi-Nya kepadaku. Aku pun jadi lebih bisa berpikir positif dan menyadari kalau selama ini, hidupku banyak dipenuhi berkat oleh-Nya. Secinta itu Dia pada hamba-Nya. Aku jadi bisa relate dengan ayat Al Quran yang bilang bahwa Allah lebih dekat kepada hamba-...

Pameran Kata Mata, Gulung Tukar

Gambar
Malam Minggu aku bersama sahabat menyempatkan melihat pameran fotografi yang diadakan Gulung Tukar, sebuah komunitas pegiat seni di Tulungagung. Pameran diadakan di Gutuhaus (Warung Gulung Gulung) yang masih menjadi bagian dari Gulung Tukar. Gambar Gutuhaus (Warung Gulung Gulung) Sebenarnya diriku tidak fanatik akan seni, namun aku masih menyukai sesuatu yang unik dan aesthetic . Jika diajak berdiskusi mengenai seni atau fotografi, diriku tidak mengerti. Sewaktu mengetahui ada pameran fotografi di Instagram @gulung.tukar , aku langsung mengajak sahabatku ke sana. Sempat juga aku membagikan info pameran tersebut kepada teman kuliahku yang menyukai seni. Aku tidak mengajaknya pergi, karena lokasi pameran cukup jauh dari tempat tinggal temanku. Pameran Kata Mata ini hasil dari kelas Gutuskul yang diadakan oleh Gulung Tukar. Kelas tersebut merupakan kelas fotografi dan menulis. Kata Mata merupakan pameran yang menceritakan kisah-kisah di sekitar kita. Foto yang dipamerkan tidak hanya seked...

Membayangkan Menjadi Orang Kaya

Beberapa waktu lalu, aku menonton seris yang pernah populer di tahun 2021. Seris tersebut adalah Squid Game (2021) . Nggak ada rencana dari awal pingin nonton seris ini. Sebelumnya aku mencoba langganan Netflix, jadi aku cuma secara random aja memilih tontonan yang ingin aku tonton. Seris Korea ini menceritakan mengenai sekelompok orang yang mempunyai beban kehidupan seperti terlilit utang dan miskin, kemudian mereka ditawari untuk bergabung di sebuah permainan oleh orang misterius. Mereka ditawari permainan yang pernah mereka mainkan dulu di masa kecil. Nantinya jika mereka menang akan diberi imbalan berupa uang yang bisa dibilang tidak sedikit dan fantastis. Namun tanpa mereka ketahui, mengikuti permainan tersebut akan mengantarkan mereka menuju lubang hitam di mana mereka sulit untuk mundur dan sangat beresiko. Aku nggak berniat untuk me- review  seris ini. Namun yang bisa aku tangkap dari seris ini adalah, ketika kita menjadi sangat kaya atau sangat miskin, kita akan merasakan ...

Ternyata PNS Bisa Jadi Penulis

Gambar
source this picture Saya kira PNS itu tidak bisa jadi penulis. Khususnya menulis fiksi seperti novel. Setelah saya cari-cari di google, kebanyakan Pegawai Negeri menulis artikel, karya tulis atau buku nonfiksi. Saya masih belum puas dengan hal itu. Karena tidak menunjukkan apakah pegawai negeri juga dapat menulis fiksi. Akhirnya saya tanyakan ini kepada founder Sekolah Menulis Indonesia yaitu kak Mahestha. Berikut transkipan jawaban dari kak Mahestha di chat WhatsApp. [7/8, 07:40] Saya: Assalamualaikum, mau tanya. Karena kakak termasuk guru dan masuk PNS, apakah jadi penulisnya harus penulis yang menulis buku non-fiksi saja.  Apakah PNS boleh menulis buku fiksi seperti novel? [7/8, 07:59] Sekolah Menulis Indonesia: Boleh kok. Setiap orang bebas mau nulis genre apa [7/8, 08:00] Saya: Terima kasih kak, saya kira ga boleh 😄 [7/8, 08:42] Sekolah Menulis Indonesia: 😁😁😁 [7/8, 08:43] Sekolah Menulis Indonesia: (Audio) Transkip Audio: "Justru penulis novel itu adalah satu-satunya penu...