Dua Puluh Lima
Source: Personal doc. Tahun ini, umurku genap dua puluh lima. Benar-benar tidak terasa. Hidup berjalan begitu cepat, bukan? Atau akunya saja yang terbiasa hidup autopilot di usia ini. Tidak ada sesuatu yang spesial menurutku. Hanya umur yang bertambah. Namun, aku mulai merasa, kretek-kretek tulangku yang semakin sering, pegal-pegal di badan karena jarang olahraga. Seakan-akan menyadarkanku bahwa usiaku bertambah tua. Jujur, secara pemikiran aku masih merasa di usia awal dua puluhan, aku tidak merasa aku sedewasa itu dalam hal berpikir. Hanya saja tubuh berkata lain. Apa semua orang yang menginjak usia dewasa memiliki pemikiran seperti ini? Merasa secara pemikiran belum dewasa, namun tubuh menunjukkan sebaliknya. Aku senang di umur-umurku saat ini, masih banyak orang yang mengira aku masih sekolah atau kuliah. Entah, mereka benar-benar tidak tahu usiaku atau hanya basa-basi saja. Siapa juga yang tidak mau dianggap muda ketika umur sudah bertambah tua. Bahkan sekelas lansia saja s...