Life and Tears
Life and Tears
Oleh: Cloud and Shine
Terkadang memang semesta
menertawakan kehidupanmu.
Jatuh bangunmu. Jerih payah mu.
Pengorbananmu.
Seperti sebuah kotoran yang berbau
busuk.
Orang lain memandangnya dengan
memicingkan mata.
Apalah air mata ini berdaya untuk
meratapi segala kisah.
Tak ada satu pun hidup di ruang
sementara jika tidak merasakan nestapa.
Senang, sedih, marah, menangis,
itulah pahit manis segala kecap kehidupan.
Merasa kesal, berbeda, menjadi
bertengkar, menjadi asing.
Kehidupan ini penuh tangisan dan
ratapan.
Penuh candaan dan kebahagiaan.
Dan penuh dengan ... ratapan.
Semakin besar semakin kentara lah. kehidupan yang sebenarnya memuakkan
Dulu saat sekecil itu kita menangis
hanya karena ice cream jatuh.
Sekarang kita menangis karena mulai
ditinggalkan, mulai dilupakan.
Mulai berubah.
Seperti ingin mengabaikan segalanya.
Namun tetap seperti sosok yang menelikung mu dari depan belakang
Menghantam mu dari depan.
Canda tawa tak lagi sama. Menangis
dengan rasa yang berbeda.
Semuanya semakin berbeda.
Semakin tidak terasa, dan diam-diam
kita melewatinya.
Huhu suka kutipannya cloud eh atau puisi ya, sedih haru.. bercampur aduk perasaan.. suka kata-katanya elok sekali..
BalasHapusHehe. Itu puisi. Makasih ya, Bunga udah mampir baca.
Hapus